Seperti hari-hari biasanya. Bosen dirumah.
Saat itu juga saya memutuskan untuk pergi kerumah kerabat saya,
yahh..untuk bertukar pikiran dan berbicara mengenai bisnis yang akan kami bangun..
bla..bla..blaa.
setengah jam berlalu,
kami memutuskan untuk mencari makan.
SATE. S-A-T-E !!
pilihan yang tepat untuk santap malam hari ini. aha !
akhirnyapun kita berangkat mencari warung sate terdekat.. yihaaa..
sambil menunggu sate dan sambil melihat pembeli menyantap satenya,
saya jadi teringat akan cerita dari teman saya.
begini ceritanya....
ketika itu di perumahannya sedang diadakannya arisan RT.
dan kebetulan rumahnya sebagai tempat untuk arisan itu.
tak heran jika para Ibu membawa anak-anak nya,
maklum lah, kebanyakan dari anggotanya adalah ibu-ibu muda.
dan ketika itu, hidangan yang disuguhkan adalah sate.
saat semua berkumpul, asyik bercerita, dan tak terlewatkan bergosip ria ala ibu-ibu. mereka tak sadar kalau salah satu dari anak mereka sedang melahap sate sambil berlarian,
lalu kemudian musibah datang,
anak itu tercekik daging sate, semua orang panik.
situasi yang tadinya penuh dengan kegirangan kini berganti dengan kepanikan.
anak itu dibalik, dipukul-pukul belakangnya, lehernya, hingga wajah anak itu biru dan matanya berair.
tak pikir panjang, orang tuanya langsung mengantarkan ke rumah sakit terdekat.
anak itupun masih tersengal-sengal untuk menarik nafasnya,
setibanya dirumah sakit, petugas langsung membawanya ke IGD.
lalu petugas memberi tahu bagaimana menangani hal ini.
langkahnya mudah, cukup masukkan sedotan kedalam tenggorokannya,
lalu hisap hingga daging tersebut menempel, lalu keluarkan.
sesederhana itu!
betapa sederhananya menyelamatkan nyawa dan betapa berharganya ilmu untuk menyelamatkan nyawa..
semoga dengan kesederhanaan pengetahuan ini, lebih banyak lagi nyawa yang terselamatkan :)
good. nice info dear :)
BalasHapusoke . thanks dear..
BalasHapus